Setelah sukses di gelaran tahun sebelumnya, kini Pos Pelayanan Terpadu atau yang lebih dikenal dengan Posyandu Kelurahan Karang Asam Ilir Kecamatan Sungai Kunjang di Kota Samarinda kembali ditantang untuk menunjukkan kemampuan dan juga inovasinya dalam lomba Posyandu  Tahun 2018.

Penjurian untuk Posyandu yang mengikuti lomba ini dimulai tanggal 25 Juli 2018 dengan berkunjung langsung ke Posyandu sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan . Kemudian dari penilaian tersebut, tim juri akan menentukan siapa yang menjadi Posyandu terbaik dalam pelaksanaan Lomba Posyandu  Tahun 2018 ini.

Nantinya, para pemenang akan mendapatkan penghargaan berupa uang pembinaan dari Dinas Kesehatan Kota Samarinda, selain itu pemenang juara pertama dalam lomba ini juga akan mendapatkan penghargaan dari Wali Kota Samarinda.

Tim juri Lomba Posyandu  ini terdiri dari Dinas Kesehatan, Akademi Gizi, PKK Kota Samarinda dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI).

Dalam penilaiannya, tim juri akan melakukan penilaian yang meliputi lima indikator, yakni yang pertama adalah Administrasi Posyandu yang terdiri dari kelembagaan Posyandu, pengelolaan Posyandu, data kelengkapan administrasi, sarana peralatan dan administrasi, lalu yang kedua adalah Hari Buka Posyandu dan Kemampuan Kader yang meliputi mulai pendaftaran, penimbangan, pencatatan, penyuluhan serta kegiatan tambahan penunjang kesehatan.

Untuk indikator yang ketiga adalah Peran Serta Masyarakat Terhadap Hasil Kegiatan Posyandu dan Peran Tim Pokjanal Posyandu yang meliputi opini masyarakat tentang Posyandu yang bersangkutan, pembiayaan Posyandu, sumber daya dan sumber dana, pendataan hasil kegiatan, pendataan bayi, Balita dan Bumil di Posyandu, keberadaan Pokjanal Posyandu di tingkat kecamatan, dan kontribusi serta pembinaan yang telah dilakukan oleh Pokja.

Indikator keempat adalah Program Inovasi dan Pelayanan Posyandu, yang meliputi penilaian kehadiran tim Pokjanal Posyandu, penilaian inovasi Posyandu, penilaian program-program Posyandu, penilaian peran serta instansi terkait seperti Puskesmas, Petugas Lapangan Keluarga Berencana, dan inovasi Posyandu pada saat kunjungan penilaian.

Sedangkan indikator penilaian terakhir yakni Pembinaan Posyandu, seperti pembentukan Pembina, susunan dan peran Pembina Posyandu, serta kegiatan pembinaan.

Posyandu Sebagai Ujung Tombak Kesehatan Ibu dan Anak

Bukan tanpa alasan Dinas Kesehatan Kota Samarinda  rutin menggelar kegiatan Lomba Posyandu  ini. Hal ini dikarenakan fungsi vital Posyandu sebagai ujung tombak dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak yang mencakup lima fungsi pelayanan, yakni pemantauan pertumbuhan, penyuluhan gizi dan kesehatan, imunisasi, pelayanan KB dan pelayanan kesehatan dasar.

Selain itu juga adanya lomba ini bertujuan sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kunjungan Balita di Posyandu, meningkatkan pengetahuan, sikap dan ketrampilan kader Posyandu, juga meningkatkan pengetahuan dan peran serta masyarakat akan pentingnya Posyandu dalam peningkatan gizi dan kesehatan.

Pesan dari Lurah Karang Asam Ilir Suwardi,S.Sos diharapkan, nantinya apabila salah satu Posyandu yang keluar sebagai juara akan menularkan ilmunya kepada Posyandu lain, sehingga kemampuan kader Posyandu di Kota Samarinda akan merata Khususnya Posyandu Langsat II.

Selamat datang di Website Resmi Kelurahan Karang Asam Ilir